Powered by Blogger.

TULISAN TERPOPULER

Dharma Santi, Rangkaian Hari Raya Nyepi

ilustrasi foto perayaan dharma santi dengan presiden SBY

Rangkaian hari raya nyepi secara umum di bagi menjadi 6 rangkaian laku. Ke-Enam prosesi itu meliputi upakara melasti, menghaturkan bhakti, tawur agung, nyepi, ngembak geni dan yang terakhir adalah dharma santi. Dharma santi merupakan bagian akhir dari rangkaian hari raya nyepi. Sebagai rangkaian akhir dharma santi merupakan hal yang wajib dilaksanakan baik di lingkungan keluarga, warga dekat, maupun warga bangsa. 

Piodalan Pura Agung Giri Natha Semarang

Ilustrasi Piodalan, Tari Rejang Dewa

Piodalan atau istilah kerennya merupakan hari ulang tahun Pura untuk Pura Agung Giri Natha baru saja dilaksanakan pada hari jum'at tanggal 6 April 2012 kemarin. Hari itu Bertepatan dengan Purnama Kedasa (Kesepuluh) Bhetare turun kabeh. Prosesi upakara dan upacara diawali dengan mecaru, nyambut Bhetare, persembahyangan bersama, sampai dengan ngelinggihang Bhetare.

NYEPI - Ketika Keheningan Semesta Menyatu Dengan Keheningan Bathin

Ketika orang di dunia umumnya merayakan tahun baru dengan pesta dan hura-hura, kita justru dalam keadaan sunyi dan sepi.


Salah satu penggerak pikiran untuk bekerja adalah ketika ada dualitas. Pikiran bekerja dengan sangat sibuk ketika benar berkelahi dengan salah, baik berkelahi dengan buruk, dihormati berkelahi dengan direndahkan, dll. Dimana ada dualitas, disana pikiran bekerja.

Sejarah dan Makna Hari Raya Galungan

Kata “Galungan” berasal dari bahasa Jawa Kuna yang artinya menang atau bertarung. Galungan juga sama artinya dengan Dungulan, yang juga berarti menang. Karena itu di Jawa, wuku yang kesebelas disebut Wuku Galungan, sedangkan di Bali wuku yang kesebelas itu disebut Wuku Dungulan. Namanya berbeda, tapi artinya sama saja. Seperti halnya di Jawa dalam rincian pancawara ada sebutan Legi sementara di Bali disebut Umanis, yang artinya sama: manis.
Agak sulit untuk memastikan bagaimana asal-usul Hari Raya Galungan ini. Kapan sebenarnya Galungan dirayakan pertamakali di Indonesia, terutama di Jawa dan di daerah lain khususnya di Bali.
Drs. I Gusti Agung Gede Putra (mantan Dirjen Bimas Hindu dan Buddha Departemen Agama RI) memperkirakan, Galungan telah lama dirayakan umat Hindu di Indonesia sebelum hari raya itu populer dirayakan di Pulau Bali. Dugaan ini didasarkan pada lontar berbahasa Jawa Kuna yang bernama Kidung Panji Amalat Rasmi.

from Hukum Hindu

Panca Satya

Panca berarti lima, Satya berarti sikap menjungjung tinggi kebenaran, kesetiaan, dan kejujuran. Dalam sloka satya Hindu disebutkan semboyan "Satyam evam jayate na nrtam" artinya hanya kebenaranlah yang menang bukan kejahatan. Ada 5 macam sikap Satya yaitu : a. Satya Wacana ,Satya wacana adalah setia, jujur dan benar dalam berkata-kata. Tidak mengucapkan kata-kata yang tidak sopan yang disebut "wak purusya". b. Satya Hredaya Satya hredaya adalah setia terhadap kebenaran dan kejujuran kat Baca Selengkapnya.. Hukum Hindu 07 Dec, 2011

Guru Belog Megandong, Krama Bali Angkih-Angkih – Bagian 2

Para pendatang sangat senang merebut sumber-sumber rejekinya Krama Bali karena daya saing Krama Bali lumpuh. Sumber rejeki yang ada di depan hidungnya tidak dihiraukannya sehingga kaum pendatang dengan mudah mengambil alih. Krama Bali selalu sibuk diajak berkorban untuk para Bhuta Kala agar "somya" katanya. Bukannya "somya" (damai) yang didapat, tetapi yang didapat malah berbagai penyimpangan prilaku [...]

ngarayana 27 Dec, 2011


--
Source: http://narayanasmrti.com/2011/12/27/guru-belog-megandong-krama-bali-angkih-angkih-bagian-2/
~
Manage subscription | Powered by rssforward.com

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

CHAT WITH US HERE !

Ada pertanyaan atau ingin posting artikel di blog ini ?hubungi kami disini dengan

Bayu Wardana



Arya Wibawa

About Me

My Photo
Peradah Indonesia Kota Semarang
Om swastiastu, Kami Perhimpunan Pemuda HIndu Indonesia(DPK Semarang) sekretariat : Pura Agung Giri Natha, Jl. Sumbing no.12 Semarang
View my complete profile

wibiya widget