Powered by Blogger.

TULISAN TERPOPULER

INDAHNYA PERJALANAN HIDUPKU UNTUK MEMELUK HINDU, semarang 4 november 2011

PENGALAMAN PRIBADI
om swastyastu......
  
masih terlintas keanehan dalam diriku hingga aku memeluk agama hindu,secara logika aku tidak tahu menahu tentang agama tirta ini.sejak kecilpun aku juga tidak pernah dibekali sedikitpun pengetahuan agama hindu.jadi sangat mustahil sampai detik ini saya berganti agama dari islam ke hindu.

sedikit perjalanan hidupku hingga aku menemukan berlian yang sangat luar biasa dalam kehidupan ini,setelah pencarian jati diri selama kurang lebih 25 tahun.
aku dilahirkan di tempat yang indah ,dan penuh dengan tradisi budaya jawa tepatnya di kota solo/surakarta hadiningrat di tanah keraton pajang hadiwijaya.

keluargaku dari keluarga yang sangat sederhana,dan kakek nenekku seorang pemeluk kejawen murni.tapi setelah diberlakukan  KTP oleh pemerintah maka kakek nenekku  mau tidak mau harus memilih agama.dan,merekapun terpaksa memilih islam sebagai agama di ktp.tapi kenyataannya mereka tidak bisa beribadah secara islam.

kakekku dari ibu dahulu seorang dalang wayang kulit dan penabuh gamelan jawa/niaga.dan kakek dari bapak seorang abdi dalem kraton kasunanan surakarta,dari merekalah semua anak dan cucunya diberi bekal pengetahuan tentang budaya jawa.tapi sayangnya waktu  beliau memberi wejangan pada anak cucunya ,aku masih dalam kandungan ibu.sehingga aku belum dapat melihat wajah kakekku yang seorang dalang.
dalam keluargaku sampai sekarang masih dilestarikan ajaran-ajaran jawa terutama keluargaku.hanya keluargakulah satu-satunya yang masih melestarikan petuah dari kakek.

sejak kecil aku di sekolahkan di lingkungan mayoritas muslim,tanpa ada kejanggalan dalam diriku aku selalu berusaha menjadi anak yang baik,patuh pada orang tua, menurut pada kakak,dan bisa menjadi panutan untuk adik.
ya,sejakkecil aku benci dengan rokok dan alkohol aku tidak suka barang itu,sehingga aku menjadi anak yang terlihat baik di mata keluargaku,begitupun  teman bermainku aku lebih senang bergaul dengan teman-teman di masjid.
setiap sore,apalagi pada waktu bulan puasa aku paling rajin beribadah di masjid,entah kenapa aku senang dan nyaman di masjid.sholat,mendengarkan khotbah  dan senang mengikuti pengajian.Dan ikut mengajar anak -anak menbaca alquran.


keanehan lama-kelamaan mulai mendatagiku sewaktu SMP,ada hati kecilku yang berkata tapi hanya aku anggap sebagai kata-kata pembohong.tapi lama kelamaan bisikan dalam hati  nuraniku makin kuat,dan mengusik hidupku.entah kenapa aku makin benci dengan pelajaran agama,
setiap hari jumat aku senang sholat jumat,setiap minggu aku selalu diajak mengikuti ritual/sembahyang di petilasan kraton  pengging bersama bapakku.dua cara menggapai sang pencipta ditunjukkan olehku,dari agama islam dan dari cara sembahyang bapakku.semua membuatku makin binggung memilih yang mana tapi semuanya dapat berjalan dengan lancar dan aku nyaman memakai keduanya.

menjelang kelas 3 SMP hal yang paling menakutkan terjadi padaku,aku hanya sekedar BERKHAYAL,'
"aku tidak mau sekolah yang temen -temenku berjilbab"
entah karena karama atau nasib ternyata aku dimasukkan ibuku ke sekolah islam,tepatnya di sekolah yang dulu tempat sekolahnya PAK AMIEN RAIS.SMA MUHAMMADIYAH 2 SURAKARTA,semua perjalanan hidupku mulai  menapaki kehidupan yang baru di sini.
lingkungan yang muslim tata cara yang islam dan segala sesuatu harus sesuai alquran dan  al hadist,setiap hari aku harus membaca al quran 15' setiap pagi.pelajaran agama islam juga sangat kuat,mungkin di sekolah negeri agama islam cuma  agama islam saja.tapi di sma muhammadiyah agama islam dibagi menjadi bermacam-macam jenisnya,hingga mengalahkan pelajaran yang lain.akhlaq,aqoid,tarikh,alquran,bahasa arab,ibadah,kemuhammadiyahan.dalam benakku kenapa kok belajar sejarah negeri orang,kenapa kok tidak belajar sejarah kemegahan majaphit.

dari SMAlah jiwa militan mulai kebentuk,cara berfikirku hanya islam yang benar dan yang lainnya salah.sungguh ironis menimpa otakku,kemanapun aku pergi  alquran tidak boleh lepas dari dalam diriku,hingga kemanapun aku melangkah di dalam tas ranselku bukan rokok ato alkohol tetapi  kitab suci alquran yang wajib ada.
i love alquran,karena alquranlah yang menerangi jalanku waktu itu.

kelas 2 sma,ada kegiatan khusus untuk semua siswa yaitu baitul arqom semacam pondok pesantren bertempat DI ASRAMA HAJI solo.jadi aku dan teman-teman di isolasi dari kehidupan luar disitulah kami semua diberi pengetahuan tentang agama islam,dari pagi hingga pagi lagi kami harus belajar agama islam  dan waktu luang kami gunakan untuk membaca kitab suci alquran.

tapi entah kenapa semakin aku belajar islam semakin penasaran aku dengan kepercayaan yang dianut oleh bapakku,tata caranya kelihatan sangat jawa,sangat sederhana ,sangat cinta kasih.akirnya aku putuskan untuk belajar tentang aliran kepercayaan dari bapak.
kelas 3 sma,aku makin tertarik memahami ajaran bapakku,tapi hanya diberitahu SEKILAS.konon karena aku belum cukup umur,trerlalu dini.

pada waktu acara STUDY TOUR ke PULAU BALI aku merasakan aura yang berbeda,seakan aku menemukan siapa aku dan dimana aku.aku serasa telah kembali ke rumah,dan telah kembali ke masa majapahit zaman dahulu.tapi begitu aku tahu bali orang hindu, aku merasakan  wah ini kafir semua.tapi aku merasakan sesuatu hal yang berbeda dengan
orang -orang hindu,mereka sangat terbuka pada semua agama.selama  di bali ,pas hari ke 3  aku makin penasaran dan makin cinta dengan hindu.tapi itu juga hanya sekilas saja.

setelah seminggu di bali akirnya waktunya kembali ke jawa,ada kejanggalan lagi dalam diriku dalam 1 bus  yang semua muslim semua bergembira karena akan kembali ke rumah.justru aku bersedih meninggalkan bali,pulau mayoritas hindu,aku menagis sejadi-jadinya air mata tak bisa di tahan lagi.
aku cuma bisa bertanya dalam hati ALLAH ada apa ini....
Kenapa sangat berat meninggalkan pulau ini.
aneh memang...tapi ini mungkin masih rahasia dari sang pencipta.

setelah lulus sma,baru aku mendalami ajaran  kepercayaan dari bapak,aku disuruh sembahyang 3x dalam sehari.aku jadi heran setahuku sholat 5x sehari,kenapa kok disuruh  hanya 3x sehari.tapi,karena aku mantap dengan ajaran dari bapak apapun aku lakukan ,aku memutuskan aku tidak akan berfikir sempit seperti dulu lagi.
lulus sma aku memutuskan  sebagai orang yang tak beragama dan tak percaya agama, tapi aku sangat percaya pada tuhan.

setiap bulan suro atapu pas malem 1 suro selalu melakukan ritual jawa,dan setiap bulanb suro selalu ada selametan kecil di keluargaku.sedikit-demi sedikit aku mulai belajar filosofi kehidupan dari bapak.sejak aku kecil bapak sering memberi wejangan pada teman-temannya,dan pada saat memberi wejangan aku selalu tidur pulas dipangkuan bapak.
dan sejak aku kecil sebelum tidur,bapak selalu dongeng  padaku tentang cerita rakyat,si kancil,joko kendil sangat indah...
dari situlah aku suka dengan budaya jawa,filosofi jawa.krena sekarang filosofi jawa sudah diputar-balikkan oleh oknum tertentu.

tahun-berganti tahun pemahamanku tentang spiritual jawa selalu mulai bertambah hingga aku mengenal internet dan facebook.dahulu aku yang  sholat 5x sehari, kini sudah tak pernah sholat,dulu di dalam tas ada alquran kini  kemana-mana tanpa bawa apa-apa kecuali apa yang ada dalam diriku itulah yang aku punya.
i believe with my self...

entah kenapa tahun 2006 aku mendapat karma untuk bekerja di KOTA SEMARANG,aku mendapatkan kesempatan yang luar bisa akirnya dengan berat hati aku berangkat ke semarang  dan meninggallkan keluragaku di solo.
datang sendirian tanpa keluarga,sebatangkara aku di semarang, berjuang demi hidup dan sejuta harapan,mengais rejeki demi masa depan.

bulan pertama sangat ringan,tapi lama-kelamaan makin berat.
dan aku goyah.........!!!
aku binggung,karena teman kos dan teman kerja mayoritas islam aku jadi minder,aku binggung kalo ditanya tentang agama.aku benci jika ada orang yang tanya tentang agama...
karena aku  memang tidak beragama dan tak suka dengan agama....!!!

tahun 2007 aku kos dengan temanku yang alumni pondok pesantren dari weleri , kendal.aku dibimbing untuk belajar islam lagi,diajak sholat,dll.ya itu memang sedikit membuatku tenang,tapi batinku yang tidak menerimanya.karena memang ini bukan aku yang sebenarnya.

disaat aku krisis kepercayaan aku ingat kata-kata bapakku sembahyang 3 x sehari.aku mulai melihat di internet cari info sembahyang 3x sehari.begitu  aku memasukkan ke google dan langsung keluar daftarnya,aku langsung terkejut...!!!
terkejut karena sembahyang 3x sehari itu adalah sembahyang agama hindu.setengah percaya tidak percaya karena bapakku mengajarkan agama hindu padaku sejakkecil,tapi kenapa bapakku tidak ngomong kalo itu sembahyang agama hindu.
mulai sejak itulah aku suka belajar sembunyi-sembunyi tentang agama hindu,agama ,ritual,budaya,adat semua bisa indah menjadi satu.
tanggal 22 desember 2009, saking semangatnya belajar agama hindu dari internet aku sampai menghafalkan lantunan  gayatri mantra di youtube  dari jam 1 dini hari sampai jam 5 pagi,aku putar ulang-ulang  supaya cepat hafal ,sampai akirnya menangis sendirian di warnet.gayatri mantram luar biasa vibrasinya...

setelah mantap belajar hindu,  tahun 2009 aku memberanikan diri untuk memakai hindu sebagai agama di fb ku,berharap aku bisa menemukan teman hindu dan sembahyang ke pura.ya ,akirnya aku dapat,tapi sewaktu berkumpul  di jogja bersama, mereka tidak tahu kalo aku muslim.tapi jujur aku mendapatkan manfaat dari cerita teman-teman fbku ini.

dan akirnya di tahun 2010 aku diajak sembahyang tawur agung di candi prambanan,aku merasakan inilah yang aku cari.aku makin bahagia telah menemukan rumah ini.minoritas tapi sangat berharga...sembahyang  di prambanan pertama kali memakai pakaian hindu,walau identitasku masih islam.dan aku hanya sembahyang dengan memakai bahasa ibu.ya karena aku tidak tahu  doa dalam hindu..

waktu mulai berjalan hingga aku menemukan teman hindu di semarang,dan aku akirnya diajak ke pura sembahyang dipura dan bersemedi di pura.

PURA AGUNG GIRI NATHA,SEMARANG. pertama kali aku menginjakkan kaki di pura aku merasakan aura yang lain,aku seakan berada di dunia yang berbeda.tapi seperti tidak asing bagiku,sangat aneh memang aneh tapi mungkin ini sudah karmaku.

aku ingat waktu pertama kali masuk kedalam pura dan mengikuti sembahyang  purnama di  PURA AMERTHA SARI,SEMARANG.aku menangis di dalam pura,menangis pada waktu pak mangku mengucapkan mantra -mantra suci,aku merasakan sepertinya  aku pernah mendengar suara-suara seperti ini di kehidupan masa laluku.

beberapa hari setelah aku sembahyang aku pulang ke solo dan mengutarakan niatku untu memeluk agama hindu,bukannya aku langsung disetujui justru aku langsung dimarah-marahin dari semua keluarga.

kakak perempuanku menagis sejadi-jadinya,adikku tidak terima dengan keputusanku,bapakku pasrah dan terserah padaku,ibuku sangat melarangaku murtad dari islam.karena mayoritas keluarga besar memeluk islam ,dan ibuku  juga sangat rajin sholat 5 waktu.
tak hanya itu banyak teman-temanku sekolah ataupun teman kampung yang memutuskan persahabatanku di dunia nyata dan  di fb gara-gara aku beralih ke hindu.

aku makin putus asa,tapi itu semua membuatku makin bersemangat memperdalam hindu dan akan aku buktikan bahwa aku bisa berubah menjadi lebih baik dengan agama ini.

setelah berbulan - bulan,melihat aku makin berbeda  setelah mendalami hindu, akirnya keluargaku dengan berat hati merelakan aku lepas dari islam dan memeluk hindu.

Dan akirnya tanggal  1 SEPTEMBER 2010  DI PURA AMERTHA SARI,SEMARANG.AKU melaksanakan UPACARA WISUDI WADANI yang  dibantu  oleh  PARISADA SEMARANG TIMUR, RESMI MEMELUK AGAMA HINDU DALAM KEHIDUPANKU,

Astungkara HYANG WIDHI,sampai saat ini aku masih memeluk hindu,dan justru sekarang keluargaku makin tertarik dengan rasa cinta kasih dan kebersamaan dalam  agama hindu.
terlebih anehnya lagi,ibuku justru minta ikut diajak sembahyang  ke pura...

ya,berawal dari kota kecil mengadu nasib ke kota besar dan di sinilah aku mendapatkan jalan untuk kembali memeluk hindu,dan menjadi anggota PERADAH KOTA SEMARANG ,PERADAH JAWA TENGAH,dan aktif dalam kegiatan peradah ogoh-ogoh,tirtayatra ato yang lainnya.semua terjadi tanpa aku sangka-sangka...

ASTUNGKARA...
semua bisa aku lewati semua rintangan ini, walaupun susah payah dan perlu memakan waktu bertahun-tahun tapi akirnya semua dapat terlaksana dengan lancar.
terima kasih HYANG WIDHI...



aku pernah merasakan  begitu manisnya menjadi seorang mayoritas,tapi aku juga telah merasakan bagaimana manisnya menjadi  seorang minoritas.

"emas memang sangat indah, tapi berlianlah yang jauh lebih indah dan lebih berharga dari emas"


sekiranya begitulah pengalaman pribadiku,3 jam aku menulis ini...akirnya puas

matur sembah nuwun,

OM...shanti...shanti...shanti...OM...

_/\_


ANDRI ASANTO MAHENDRA JAWANE

Semarang 4 november 2011
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

CHAT WITH US HERE !

Ada pertanyaan atau ingin posting artikel di blog ini ?hubungi kami disini dengan

Bayu Wardana



Arya Wibawa

About Me

My Photo
Peradah Indonesia Kota Semarang
Om swastiastu, Kami Perhimpunan Pemuda HIndu Indonesia(DPK Semarang) sekretariat : Pura Agung Giri Natha, Jl. Sumbing no.12 Semarang
View my complete profile

wibiya widget